Asal Mula Berdirinya Kerajaan Banjar

 Artikel Dayak

Bandjermasin

Sekitar 5 abad yang lampau (1300-1400) masuklah beberapa buah kapal asal Keling melalui muara Barito yang diketuai oleh nahkoda Wiramarta, dengan membawa yang DiPertuannya Mpu Jatmika dan istrinya  Sira Manguntur beserta dua orang putranya Mpu Mandastana dan Lembu Mangkurat.  Yang pasukannya dipimpin oleh Hulubalang Arya Megatsari dan Tumenggung Tatahjiwa. Berhentilah mereka disungai Bahan, ketika menggali tanah disana tanahnya panas laksana api dan tercium harum sebagai harum daun pudak.

Lalu didirikanlah Kerajaan Kuripan Jaya atau Negara Dipa yang raja pertamanya bernama Pangeran Suryanata (Raden Putra/Raden Surya Anata) yang selanjutnya diketahui sebagai anak dari Raja Kartawidjaya atau Tjakra Negara dari Majapahit, permaisurinya Putri Junjung Buih. Dengan Patih atau mangkubumi kerajaan yaitu Lembu Mangkurat. Ibukotanya terletak di Margasari peninggalannya adalah candi Laras dan di Amuntai peninggalannya adalah Candi Agung.

Selanjutnya berubah menjadi Kerajaan Hindu Nagara Daha yang terletak dihulu sungai dengan ibukotaya Marabahan. Menjelang masuknya Islam Kerajaan Nagara Daha diperintah oleh Maharaja Sukarama. Setelah meninggal digantikan oleh Pangeran Tumenggung. Beberapa tahun kemudian timbul perpecahan dengan Raden Samudra, cucu Maharaja Sukarama yang merasa berhak atas tahta kerajaan. Kemudian Raden Samudra mengasingkan diri dari Kerajaan Nagara Daha dan setelah dewasa dinobatkan sebagai Raja Banjar dengan ibukotanya di Banjarmasin (kuin) dan pelabuhannya di Kelayan. Kerajaan Banjar didaerah pantai dengan Nagara Daha di Hulu sungai mulai berperang.

Raden Samudra meminta bantuan Raja Demak dengan perjanjian untuk memasuki Islam berikut rakyatnya.  Dengan bantuan tentara Demak, Kerajaan Nagara Daha dapat dikalahkan dan Pangeran Tumenggung tunduk kepada Raden Samudra. Setelah masuk Islam Raden Samudra mendapat gelar Sultan Suryanullah atau Sultan Suriansyah. Raden Samudra memerintah dari tahun 1595-1620.

 

=Silsilah Raja-Raja Kuripan Jaya/Negara Dipa/Nagara Daha=

1. Raja Suryanata atau Raden Putra/Pangeran Surya Anata (1438-1460)

2. Raja Surya Gangga Wangsa Raja (1460-1505)

3. Putri Kalungsu (1505-1530)

4. Raja Sari Kaburungan atau Raden Kaburungan/Sakar Sungsang/Kemas Lalama (1530-1555)

5. Raja Sukarama/Maharaja Sukarama (1566-1585)

6. Pangeran Mangkubumi atau Pangeran Tumenggung/Raden Paksi (1585-1588)

 

=Silsilah Sultan Kerajaan Banjar=

1. Sultan Suriansyah (1595-1620)

2. Sultan Rahmatullah (1620-1642)

3. Sultan Mustain Billah/Sultan Muttaina Illah/Raden Senopati (1656-1678)

4. Sultan Saidillah/Ratu Anum (1685-1700)

5. Sultan Tahlilillah (1700-1745)

6. Sultan Kuning (1745)

7. Sultan Tahmidillah atau Pangeran Mohammad(1778-1785)

8. Sultan Sulaiman Saidullah atau Pangeran Nata (1808-1825)

9. Sultan Adam Alwasikubillah (1825-1857)

10. Sultan Tamjidillah (1857-1859) Dibawah pemerintahanya meletuslah perang banjar yang dipimpin oleh Pangeran Hidayatullah dan Pangeran Antasari.

 

 

Author: 

Tabe, Salam Isen Mulang, Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata.

Related Posts

Leave a Reply