Betang Antang Kalang (Betang Tumbang Gagu)

 Artikel Dayak

Betang Antang Kalang (Betang Tumbang Gagu)

betang antang kalang1

Betang tertua yang masih berdiri kokoh sampai dengan sekarang Betang “Tumbang Gagu”, dibangun tahun 1870 oleh Antang Kalang ( Singa Jaya Antang ) dan keluarganya Betang Tumbang Gagu di pinggiran Sungai Kalang. Kemegahan Betang Antang Kalang yang berdiri kokoh dan sangat besar dengan Ukuran Panjang 54 Mtr dan Lebar 16 Mtr dengan ketinggian 6 Mtr dari Tanah dan ratusan tiang betang yang semuanya dari kayu ulin.

Betang Antang Kalang terletak di Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Tahap pertama menuju Tumbang Gagu ditempuh dari ibu kota Kalteng, Palangkaraya, menuju Kecamatan Tumbang Samba, Kabupaten Katingan, Kalteng. Perjalanan sebaiknya ditempuh dengan mobil berpenggerak empat roda.

Kehidupan di Antang Kalang berjalan sederhana. Warga memasak makanan menggunakan kayu bakar. Mereka mencukupi kebutuhan makanan dari kebun sendiri. Mereka mandi di Sungai Kalang. Ada juga bau teknologi berupa generator yang menyala sekitar pukul 18.00-24.00. Mereka perlu generator antara lain untuk menyalakan televisi, sekadar hiburan bagi penghuni betang. Betang Antang Kalang sehari-hari dihuni hanya oleh lima orang. Namun, pada saat kumpul keluarga besar, betang bisa kedatangan hingga 100 orang. Menikmati suasana di Betang Antang Kalang berarti merasakan keheningan yang jauh dari hiruk-pikuk kota besar.

(Sumber: kompas.com / kotimkab.go.id)

Author: 

Tabe, Salam Isen Mulang, Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata.

Related Posts

Leave a Reply