Mengenai Afdeeling Dajaklandeen

 Artikel Dayak

staatsblad 1849 no 40

Afdeeling adalah sebuah wilayah administratif pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Administratornya dipegang oleh seorang asisten residen. Afdeeling merupakan bagian dari suatu karesidenan. Suatu afdeeling dapat terdiri dari beberapa onderafdeeling (setingkat kabupaten pada masa sekarang).

Onderafdeeling adalah suatu wilayah administratif yang diperintah oleh seorang kontrolir (wedana bangsa Belanda) pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Sebuah onderafdeeling terdiri atas beberapa landschap (setingkat kecamatan).

 

Apa itu Staatsblad? Sumber dalam arti “tempat” adalah Lembaran Negara atau dahulu dikenal dengan istilah Staatsblad, dimana dirumuskan ketentuan Undang-Undang hukum perdata yang dapat dibaca oleh umum. Misalnya yurisprudensi MA mengenai warisan, badan hukum, hak atas tanah. Sumber dalam arti tempat disebut sumber dalam arti material. Sumber Hukum perdata dalam arti material umumnya masih bekas peninggalan zaman kolonia, terutama yang terdapat di dalam Staatsblad.

Contohnya Staatsblad 1849 No.40, Besluit 27 Agustus 1849 No.8 yang mengatur pembagian afdeeling/distrik borneo, seperti tertulis sebagai berikut:

 

STAATSBLAD VAN NEDERLANDSCH-INDIE

Besluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, van den 27sten Augustus 1849, No. 8.

Verdeeling van het Eiland Borneo in twee afdeelingen, onder de benaming van Wester Afdeeling en Zuid en Ooster Afdeeling.

 

1. DE WESTER-AFDEELING uit:

  1. Sambas
  2. Mampawa
  3. Pontianak
  4. Koeboe (Kubu)
  5. Simpang
  6. Soekadana
  7. Matam
  8. Landak
  9. Tajan
  10. Meliou
  11. Sangouw
  12. Sekadouw
  13. Blitang
  14. Sintang

En het geheel stroomgebied van de beide takken der Kapoeas tot aan derzelver waterscheidingen.

 

2. DE ZUIDER-EN OOSTERAFDEELING uit:

  1. Kottawaringin
  2. Pemboeang
  3. Sampit
  4. Mendawe
  5. de groote en kleine Daijak-revier,
  6. Tanah Laut,
  7. Tanah Boemboe,
  8. de Doesson Illier en Oeloe,
  9. de Rijken van,
  10. Passir,
  11. Koetie,
  12. Berou

 

Mitsgaders het rijk van Banjermassin, tot aan de waterscheiding met het stroomgebied van de Kapoeas en tot aan Soengei atas op de noordoostkust, met inbegrip van het geheel stroomgebied van Berou.

 

Afdeeling Dajaklandeen

Afdeeling Dajaklandeen (Afdeling Tanah-tanah Dayak 1898-1902) atau Tanah Biaju (sebelum 1826) adaah bekas sebuah afdeling dalam Karesidenan Selatan dan Timur Borneo yang ditetapkan dalam Staatblad tahun 1898 no.178. Pada tahun 1855, daerah ini dinamakan De afdeeling groote en kleine Dayak.

 

Sesuai Staatblad tahun 1898 no. 178 bahwa Afdeeling Dajaklandeen, dengan ibukota Kwala Kapoeas (Kuala Kapuas) terdiri ditrik-distrik :

* Groote Dajak (Dayak Besar) terbagi lagi dalam onderdistrik-onderdistrik :

  1. Beneden Kahajan (Kahayan Kuala), Mideen Kahajan (Kahayan Tengah), Boven Kahajan (Kahayan Hulu)
  2. Roengan (Rungan)
  3. Manoehing (Manuhing)

* Districk Kleine Dajak (Dayak Kecil) terbagi atas onderdistrik :

  1. Beneden Kapoeas (Kapuas Kuala)
  2. Mideen Kapoeas (Kapuas Tengah)
  3. Boven Kapoeas (Kapuas Hulu)

 

Berikut adalah Peta pembagian afdeeling borneo tahun 1850 – foto indonesianhistory :

Afdeeling Borneo in 1850

 

Controleur A.C. de Heer te Toembanganoi afdeling Dajaklanden van de Oosterafdeling Borneo 1894 – foto Tropenmuseum

Controleur A.C. de Heer te Toembanganoi afdeling Dajaklanden van de Oosterafdeling Borneo

 

(sumber: id.wikipedia.org/wiki/Afdeling, hendra-ssetyawan.blogspot.com)

Author: 

Tabe, Salam Isen Mulang, Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata.

Related Posts

Leave a Reply