Komunitas Anak Dayak Maanyan (KOMANDAN)

 Komunitas

komandan

Seni dan budaya Maanyan yang mulai tergerus seiring perkembangan jaman dan arus  modernisasi saat ini justru semakin mendorong para generasi muda Maanyan untuk bergerak dalam melestarikan seni dan budayanya. Mereka adalah Alfirdaus Andak, Debbi Leriantoni, Batapea (alm), Lungai, Puput, Esti dan para sahabat satu asal daerah yang tergerak untuk membentuk sebuah komunitas seni budaya dengan nama Komunitas Anak Dayak Maanyan (KOMANDAN).

 

Sanggar Seni KOMANDAN (Komunitas Anak Dayak Maanyan) ini sudah berdiri semenjak tanggal 28 Agustus 2007 di Tamiang Layang. Sanggar ini beralamatkan di jl. Nansarunai no.61 RT.V Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.  Saat ini mereka telah memiliki ratusan orang yang terdaftar sebagai anggotanya dan itu belum termasuk para simpatisannya.

 

 

Walaupun mereka menamakan diri sebagai Komandan, namun didalamnya tergabung berbagai sub etnik Dayak Kalimantan seperti Dusun, Lawangan, Ngaju, Banjar bahkan Jawa. Siapa saja boleh datang dan belajar disini baik belajar menari, bermain musik hingga membuat ornament.

 

 

Dijelaskan Komandan seperti tertulis dari blog mereka, bahwa komunitas ini tidak memungut biaya sepeserpun untuk orang yang berlatih tari ditempat mereka. Selain itu di komunitas ini tidak ada iuran yang dipungut, untuk memenuhi kebutuhan dana operasionalnya, mereka punya cara tersendiri. Umumnya komunitas ini diundang untuk mengisi acara pernikahan, dan dari acara ini mereka mendapat bayaran dan dana itulah yang disisihkan untuk kas Komandan. Penggunaan dana kas Komandan adalah untuk pembangunan sanggar, merenovasi alat musik tradisional mereka, selain itu dana kas bisa dipinjam oleh anggota komandan.

 

 

Kegiatan-kegiatan rutin dari Komandan adalah latihan tari, belajar membuat ornament dan mendokumentasikan ritual adat seperti balian mati. Secara struktur komunitas ini berada dibawah Dinas Pariwisata Barito Timur dan Kecamatan Dusun Timur, namun secara keorganisasian mereka bergerak independent.

komandan-pada-tabalong-ethnic-festival-iv

 

 

Event dan kegiatan yang sudah diikuti oleh Komandan sudah cukup banyak, begitu pula dengan prestasi nya sangat mengagumkan. Beberapa diantaranya adalah mewakili Pemerintah daerah ke event-event tingkat Nasional bahkan Internasional, seperti pada Pesta Kesenian Bali tahun 2008,  Ke Sarawak Malaysia pada tahun 2008 dan 2009, ke Australia pada tahun 2009, dan di Istana Presiden dalam rangka HUT RI tahun 2009.

 

 

Berikut Prestasi Komandan yang berhasil mereka peroleh :
1.  Tahun 2005
Penyaji terbaik tari pedalaman dalam Festival Borneo Banjarmasin.
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.

2. Tahun 2006
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.

3.  Tahun 2007
Juara Terbaik 3 tari pedalaman dan penata musik terbaik sekalimantan Tengah.
Juara 1 festival Borneo dan penata Musik terbaik sekalimantan di Samarinda.
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 1 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.

4. Tahun 2008
Juara 1 Festival lomba seni FLS2N tingkat pelajar se Indonesia di Jogjakarta.
Juara 2 Tari Pedalaman dan penata musik terbaik se kalimantan Tengah Festival Budaya Isen Mulang.
Juara 2 Nasional pada Festival Kemilau Budaya Nusantara di Bandung.
Menjadi Duta Indonesia pada acara Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) di Sabah dan Kinabalu Malaysia.
Menjadi duta Kalimantan Tengah pada acara pesta kesenian Bali.
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.

5.  Tahun 2009
Juara 2 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 1 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 1 se kalimantan Tengah pada  seleksi FLS2N di Palangka Raya.
Juara Favorit tari Kreasi Berpasangan FLS2N tingkat nasional.
Penari putra dan putri terbaik se kabupaten barito timur.

6. Tahun 2010
Juara 2 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Penari terbaik putra dan pemusik terbaik tingkat kabupaten berito timur.

7.  Tahun 2011
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 1 tari pedalaman kategori anak tingkat kabupaten barito timur.
Penari Terbaik Putra dan Putri sekabupaten barito timur.
Pemain musik terbaik se kabupaten barito timur.
Penata rias dan busana terbaik sekabupaten barito timur.

8. Tahun 2012
Juara 1 tari Pedalaman dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pesisir dalam Festival Budaya se kabupaten barito timur.
Juara 1 tari pedalaman kategori tari anak se kabupaten barito timur.
Sebagai duta Indonesia pada acara HUT RI di Belanda.

9. Tahun 2013
Juara Stand pameran terfavorit dalam rangka hari Jadi Kab Bartim ke 11 dan  Bartim Expo 2013.

10. Tahun 2014
Juara 1 tari pedalaman kategori tari anak se kabupaten barito timur.
Juara 2 tari pedalaman kategori tari anak se kabupaten barito timur.
Penari Terbaik Putra dan Putri sekabupaten barito timur .
Pemain musik terbaik se kabupaten barito timur.
Penata rias dan busana terbaik sekabupaten barito timur.
Mendapat Certificate of Appreciation dari Noble Foundation in recognition of its contribution on providing Dayak cultural art of the local heritage book “Getting to Know the Dayak Ma’anyan, Lawangan, Bakumpai, and Biaju”.

 

 

Menurut Komandan seperti yang admin petik dari blog mereka, rencana kedepannya Komandan ingin membenahi sanggar utama mereka di Tamiang Layang, dan mereka juga berencana membuka pusat seni budaya Maanyan di kota Palangka Raya. Hal ini mereka maksudkan untuk mengangkat seni budaya Maanyan yang mulai terlupakan oleh generasi muda agar lebih dikenal dan digemari masyarakat luas.

(sumber: komandanmaanyan.blogspot.co.id)

Author: 

Tabe, Salam Isen Mulang, Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata.

Related Posts

Leave a Reply