Nyai Balau Dari Lewu Tewah

 Tokoh Dayak

Garçon_et_fillette_dayak_1920_320
Dahulu kala di sebuah lewu Tewah sekarang telah menjadi Kecamatan Tewah, di daerah Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, ada seorang putri yang cantik jelita namanya Nyai Balau. Ia disebut Nyai Balau karena rambutnya panjang dan memikat hati. Ia sangat santun budi bahasa serta baik hati, hormat dan sayang terhadap orang tua, keluarga dan sesama.


Namun apa hendak di kata tidak sembarang orang yang berani melamar Nyai Balau, karena ia adalah anak orang terpandang di Lewu Tewah itu. Lagi pula ayahnya menginginkan Nyai Balau menikah dengan laki-laki terpandang juga.

Singkat cerita, ada seorang laki-laki berasal dari keluarga terpandang yang juga mendengar kabar tentang kecantikan Nyai Balau di lewu Tewah. Laki-laki itu bernama “Kanyapi”, ia adalah laki-laki tampan, gagah dan berakal budi. Ia datang ke Tewah dan melamar Nyai Balau untuk menjadi istrinya. Orang tua Nyai Balau menyetujui lamaran Kanyapi. Dan dalam waktu segera, dilangsungkanlah Pernikahan Kanyapi dan Nyai Balau dengan pesta yang sangat meriah.

Beberapa waktu kemudian Kanyapi dan Nyai Balau bersepakat untuk belajar hidup mandiri, sebagai suami-istri. Lalu diutarakanlah maksud mereka kepada orang tuanya. Dan orang tua Nyai Balau mengizinkan anak dan menantunya untuk hidup mandiri, dengan tinggal di rumah yang sudah disiapkan oleh orang tuanya.

Keluarga baru ini hidup bahagia, dan karena Kanyapi adalah seorang yang arif dan bijaksana, penuh perhatian dengan sesama di lewu Tewah, akhirnya Kanyapi diangkat menjadi “Temanggung” (pemimpin daerah), ia dan istrinya sangat dihormati dan dikagumi. Namun kebahagiaan mereka belum lengkap karena belum mempunyai anak. Temanggung Kanyapi dan Nyai Balau terus berdoa memohon kepada yang Kuasa agar diberikan seorang anak.

Beberapa tahun kemudian akhirnya mereka dikaruniai seorang anak laki-laki. Betapa bahagia mereka atas kehadiran seorang anak satu-satunya yang mereka harapkan bertahun-tahun. Mereka pun bersyukur dan berjanji untuk merawat anak itu dengan baik. Namun tidak dikekang, sebab Temanggung Kanyapi tetap mengizinkan anaknya bergaul dengan anak-anak lewu yang sebaya lainnya. Temanggung Kanyapi menginginkan anaknya berkembang dengan baik wajar serta menjadi anak yang baik hati dan mengasihi sesama.

Pada suatu hari, anak ini belum juga kembali ke rumah tempat dia biasa bermain dengan teman-temannya. Hingga hari sore bahkan malam hari putra mereka belum juga pulang. Temanggung dan Nyai Balau pun mulai gelisah, dan bertanya-tanya, mengapa putra mereka belum juga pulang. Akhirnya Temanggung dan Nyai Balau, memutuskan untuk pergi mencari putra mereka.
Mereka sudah mencari di sekeliling Lewu Tewah, putra simata wayang mereka belum juga ditemukan. Hingga malam pun larut. Temanggung dan Nyai Balau bersepakat untuk pulang dan beristirahat agar bisa mencari putra mereka besok harinya.

Pada saat pagi hari, Temanggung dan Nyai Balau memberitahukan kepada warga Lewu Tewah bahwa putra mereka hilang, dan mereka harus mencarinya. Maka bersama warga lewu, Temanggung dan Nyai Balau mereka mencari anak mereka ke segala penjuru, sambil memukul gong, siapa tahu putra mereka mendengar bunyi gong. Namun tetap saja anak mereka belum ditemukan.

Author: 

Tabe, Salam Isen Mulang, Adil Katalino Bacuramin Kasaruga Basengat Ka Jubata.

Related Posts

4 Responses

  1. yendra rusan06/05/2016 at 07:41Reply

    Sala kesah tuh pahari Je Nyai Balau ji kawin umba Antang Kanyapi awi iye generasi limbah Nyai balau belum.. dohop luruskan kesah tuh akan sumber bara keluarga langsung itu Tewah awi ewen tawan Jereh ah…tabe.mm

    • Author

      humabetang09/05/2016 at 10:13Reply

      iye kah, rima tuh tege due ara je Nyai Balau tuh lah, je kawin dengan Antang Kanyapi dengan je belum hung generasi je labih helu ndai, amun je jituh bujur ih kisah lah pahari? rima je helu te tege kisah ah kabuat ndai lah..

  2. Hengky Salindeho08/12/2016 at 18:57Reply

    Tabe bara ikei anak esun Nyai Balau. Kebetulan aku tuh generasi ke-7.
    Nyai Balau te kawin dengan Raden Laut…..Kanyapi kawin dengan Rumpat anak bara Nyai Balau. Rumpat te induan anak bara kakak kandung nyai balau

    • Author

      humabetang08/02/2017 at 21:43Reply

      tabe bung Hengky, nah tau itah kareh hasupa mun tege waktu, mangat admin tau manyalin uras kisah ah te..
      amun tege kisah/kabar tau inbok akan fb adminhumabetang lah bung Hengky..

Leave a Reply